CD interaktif adalah program
interaktif yang dibuat untuk menyampaikan informasi penting dimana user dapat
menavigasikan program tersebut.
kenapa disebut CD karena media penyimpanannya mayoritas adalah sebuah kepingan CD. cd interaktif harus bersifat Plug and Play dan jalan secara autorun.
dari segi fungsi dan tujuannya cd interaktif dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu:
- CD interaktif Company Profile
- CD interaktif Pembelajaran
- CD interaktif tutorial
- CD interaktif simulasi
- CD interaktif Portofolio atau CV
- CD interaktif Katalog Product/ Product Tour
- CD interaktif Wedding / Invitation
cd interaktif biasanya dibuat dengan
program adobe flash, adobe director, dan swishmax. dan cd interaktif mempunya
extension EXE (windows Executable)
sebenarnya cd interaktif tidak harus dikemas dalam bentuk CD, karena masih banyak media storage lainya seperti USB Flash Drive, kartu memori (SDcard/MMC), atau Ditanam di dalam sebuah media seperti Handphone dsb.
CD interaktif merupakan salah satu hasil dari pengambilan
data dan gambar, pengolahan/editing, serta pemerian navigasi untuk menjalankan
CD tersebut. Dengan adanya navigasi, maka orang yang yang menjalankan CD
tersebut dapat menelusur ke bagian-bagian yang diinginkan, sehingga materi
lebih jelas dan mendalam. Sehingga terjadi interaksi antara orang yang
menjalankan CD dengan program dan materi yang ada pada CD tersebut.
Beberapa kegunaannya antara lain: company profile, gambaran sebuah proyek, CD materi pembelajaran, dan sebagainya.
Beberapa kegunaannya antara lain: company profile, gambaran sebuah proyek, CD materi pembelajaran, dan sebagainya.
CD Interaktif
1. Asal Mula CD Interaktif
CD Interaktif adalah salah satu
media interaktif yang bisa terbilang baru. Media ini sebenarnya merupakan
pengembangan dari teknologi internet yang akhir-akhir ini berkembang pesat.
Sebagaimana dimaklumi bahwa teknologi internet saat ini menjadi salah satu
tolok ukur majunya suatu perusahaan. Dari data disebutkan bahwa lebih dari 200
juta orang menggunakan media ini, termasuk di antaranya penduduk Indonesia.
AC Nielsen menyatakan bahwa 3% dari
penduduk Indonesia juga merupakan pengguna aktif internet (Istanto, 20001).
Data ini juga memungkinkan perubahan yang semakin besar seiring semakin
merakyatnya teknologi ini di masyarakat. Hal yang sebenarnya tidak
mengherankan, mengingat internet memiliki keunggulan-keunggulan dibandingkan
dengan media lain. Media ini demikian mudah digunakan, memiliki kecepatan
tinggi, dan yang paling penting bahwa internet memiliki jaringan yang mendunia.
Bahkan, dengan kenyataan tersebut
kini setiap perusahaan atau lembaga yang bergerak dalam bidang apapun merasa
“berkewajiban” untuk memiliki situs sendiri yang berfungsi menyampaikan
informasi seputar eksistensi keberadaan dirinya kepada masyarakat di seluruh
dunia.
Berkembangnya internet ini tidak
lepas dari perkembangan teknologi PC (Personal Computer) dan software
yang dari tahun ke tahun semakin canggih. Terlebih lagi setelah diperkenalkannya
teknologi multimedia pada era tahun 80-an.
Versi online (aktif di
jaringan) internet ini kemudian diadopsi dalam versi offline (tanpa
jaringan) dalam bentuk CD Interaktif dengan tampilan yang tetap menarik walau
terbatas penggunaannya pada lokal satu unit PC saja. Hal ini yang menjadikan
adanya korelasi antara internet dan CD Interaktif.
2. Definisi CD Interaktif
CD Interaktif merupakan sebuah media
yang menegaskan sebuah format multimedia dapat dikemas dalam sebuah CD (Compact
Disk) dengan tujuan aplikasi interaktif di dalamnya. CD ROM (Read
Only Memory) merupakan satu-satunya dari beberapa kemungkinan yang dapat
menyatukan suara, video, teks, dan program dalam CD (Tim Medikomp, 1994).
Kemudian dalam program talk show e-Lifestyle
yang ditayangkan Metro TV pada 9 Agustus 2003 pukul 09.00 WIB disebutkan bahwa
CD Interaktif adalah sebuah CD yang berisi menu-menu yang dapat diklik untuk
menampilkan sebuah informasi tertentu.
Dari sini jelas bahwa sistem
interaktif yang dipakai CD Interaktif sama persis dengan sistem navigasi pada
internet, hanya yang berbeda di sini adalah media yang dipakai keduanya. CD
Interaktif memakai media off line berupa CD sementara Internet memakai
media on line.
3. Kelebihan CD Interaktif sebagai
Media Pembelajaran
Media pembelajaran saat ini sudah
semakin beragam, mulai dari media konvensional seperti buku dan alat peraga
tradisional sampai dengan media modern audio visual berupa kaset tape, VCD
(Video Compact Disk), maupun alat paraga modern lainnya. Dengan beragam
media tersebut, maka suatu sistem pembelajaran yang dapat menghadirkan suasana
menyenangkan mutlak diperlukan. Oleh karena itu tidak salah jika CD Interaktif
merupakan salah satu alternatif media yang dapat menjawab kebutuhan tersebut.
Menurut praktisi media Augus Savara
dalam program e-Lifestyle Metro TV, Sabtu 9 Agustus 2003, kelebihan CD
Interaktif antara lain:
- · Penggunanya bisa berinteraksi dengan program komputer
- · Menambah pengetahuan. Pengetahuan yang dimaksud adalah materi pelajaran yang disajikan CD Interaktif
- · Tampilan audio visual yang menarik
Kelebihan pertama yang menyebutkan
bahwa penggunanya bisa berinteraksi dengan komputer adalah bahwa dalam CD
Interaktif terdapat menu-menu khusus yang dapat diklik oleh user untuk memunculkan
informasi berupa audio, visual maupun fitur lain yang diinginkan oleh pengguna.
Kemudian yang kedua adalah menambah pengetahuan. Pengetahuan di sini adalah
materi pembelajaran yang dirancang kemudahannya dalam CD Interaktif bagi
pengguna. Kelebihan ketiga adalah tampilan audio visual yang menarik. Menarik
di sini tentu saja jika dibandingkan dengan media konvensional seperti buku
atau media dua dimensi lainnya. Kemenarikan di sini utamanya karena sistem
interaksi yang tidak dimiliki oleh media cetak (buku) maupun media elektronik
lain (film TV, audio).
Dari beberapa keunggulan CD
Interaktif, dapat diketahui bahwa CD Interaktif dapat membantu mempertajam
pesan yang disampaikan dengan kelebihannya menarik indera dan menarik minat,
karena merupakan gabungan antara pandangan, suara, dan gerakan (Suyanto, 2003:
18).
4. Jenis CD Interaktif
Saat ini di Indonesia banyak sekali
dijual CD Interaktif. CD tersebut ada yang buatan asing dan ada pula yang
buatan lokal (dalam negeri). Ada CD Interaktif untuk anak-anak balita, yang
tujuannya merangsang aspek kognitif anak. Ada juga untuk pelajar SD, yang
isinya antara lain mengenal huruf, belajar membaca dan berhitung, dan yang
berisi aneka gambar. Sedangkan untuk sekolah menengah ada CD Interaktif
berbagai mata pelajaran, seperti mengenal organ tubuh manusia (Tim Metro TV,
2004: 22). Kemudian dalam http://www.ialf.edu/kipbipa/papers/OudaTeda
Ena.doc disebutkan bahwa Propinsi Bali telah menggunakan CD Interaktif
dalam mempromosikan pariwisatanya. Perusahaan, baik pemerintah maupun swasta
telah banyak memakai media ini untuk menginformasikan profilnya pada
calon-calon investor.
Jenis CD Interaktif dengan asumsi
menurut tujuannya dapat dibagi menjadi:
- · Komersial, seperti CD Interaktif tutorial maupun pembelajaran untuk anak-anak.
- · Non-Komersial, seperti CD Interaktif profil pemerintahan, wisata, kota, maupun profil perusahaan.
5. CD Interaktf sebagai bagian dari
Desain Komunikasi Visual
Tampilan halaman CD Interaktif
merupakan sebuah proses komunikasi yang disampaikan secara visual. Kerja
seorang perancang atau desainer komunikasi visual berkaitan dengan proses
komunikasi sebuah materi untuk dikonsumsi oleh sekelompok target komunikan,
yaitu user CD Interaktif adalah bagaimana materi tersebut dapat diterima oleh
komunikan dengan efektif sesuai target yang diharapkan. Artinya reaksi yang
diberikan oleh dari user CD Interaktif harus sesuai tujuan dibuatnya sistem
informasi tersebut.
Desainer bertanggung jawab atas
pemecahan masalah komunikasi dalam menyampaikan informasi tersebut secara
fungsional, elegan, sistematis, proporsional, sederhana, dan ekonomis. Demikian
halnya pada perancangan sebuah CD Interaktif.
Sebagai sebuah produk, CD Interaktif
merupakan hasil pemecahan suatu masalah berdasarkan pendekatan komunikasi
visual. Rancangan sebuah CD Interaktf adalah sebuah desain komunikasi visual
yang ditayangkan melalui monitor yang dapat dihadirkan pada saat tertentu.
Layar monitor berfungsi sebagai media komunikasi visual yang tampilannya tidak
berbeda dengan desain sebuah majalah atau sebuah surat kabar (Istanto,
2001:55), sehingga kaidah-kaidah perancangan CD Interaktif adalah kaidah-kaidah
yang berkaitan dengan desain komunikasi visual.
6. Elemen-elemen Perancangan CD
Interaktif
Membuat halaman CD interaktif tak
ubahnya membuat halaman web karena meman secara umum halaman web sama dengan
halaman CD interaktif, hanya medianya saja yang berbeda. Dengan demikian hanya
kaidah-kaidah yang ada pada CD Interaktif dan web adalah sama.
Seorang desainer menggunakan
elemen-elemen pokok agar sebuah desain dapat secara efektif menyampaikan
tujuannya. Elemen-elemen yang digunakan tersebut antara lain adalah tipografi,
simbolisme, ilustrasi dan fotografi (Istanto, 2001:57). Sedangkan menurut Budi
Sutedjo Dharma Oetomo (Oetomo, 2001) menyatakan ada 10 unsur yang dapat
digunakan untuk merancang sebuah halaman CD Interaktif yang cantik dan
artistik, yaitu huruf, warna, gambar, model kartun, foto, animasi, tiga
dimensi, bentuk-bentuk geometri, tekstur, dan manusia.
Dari berbagai pendapat itu maka dapat
disimpulkan ada beberapa elemen yang sangat vital dalam proses perancangan
sebuah CD Interaktif yang artistik dan efektif, diantaranya adalah: tipografi,
simbolisme, ilustrasi, warna, fotografi, animasi, nuansa, dan halaman depan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar